Pages

Rabu, 15 Februari 2012

Gelegak Romantisme dalam Forever Mine






Judul: Forever Mine
Penulis: Cherry Zhang
Penerbit: Gradien Mediatama
Terbit: Agustus 2011
Tebal: 296 halaman
Genre: Roman Dewasa
ISBN: 978-602-208-014-5

Jika bahagia adalah tanpa keberadaanku, maka aku rela melangkah menjauh…
Untaian kalimat sederhana namun manis itulah yang mengiringi judul novel bergenre romance ini. Sekumpulan bunga berwarna biru terang yang dipadu warna hijau pudar menambah kesan kelembutan pada kavernya.
Novel ini mengisahkan tentang kehidupan seorang gadis Indonesia bernama Livvy yang terpaksa harus bekerja keras di Sydney demi membantu biaya pengobatan ibunya. Livvy hanya perlu mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya tanpa harus membiarkan dirinya terlibat dalam hubungan asmara.
Namun, ketika ia lengah, tiba-tiba ia mendapati dirinya telah terjerat dalam pesona pria kaya asal Amerika, Xander Clayton. Dengan sepasang mata emasnya Xander mampu menyihir Livvy dan menjeratnya ke dalam dalam cinta hingga gadis itu lupa pada tujuan awalnya datang ke Sydney. Bahkan, demi cintanya pada Xander Livvy pun dengan sukarela memberikan sesuatu yang paling berharga di dalam dirinya untuk pria itu, meski  Xander sendiri tak memintanya. Semuanya begitu manis hingga akhirnya sesuatu mengancurkan hubungan keduanya. Baik Xander maupun Livvy, keduanya merasa sama-sama dibohongi.
Setiap adegan dalam novel ini ditulis dengan penuh perasaan sehingga mampu membuat pembaca tersentuh dan hanyut dalam kisah si tokoh utama. Dengan sangat meyakinkan Cherry Zhang berhasil menguasai karakter yang diciptakannya sendiri. Lewat sosok Livvy, ia menuturkan bahwa cinta mampu berkorban untuk segala hal, termasuk membiarkan orang yang kita cintai bahagia sekalipun hal itu akan membuat kita terluka. Alur cerita yang sulit ditebak serta diksi yang indah pun menambah daya tarik novel ini.
Namun, di tengah-tengah kelebihannya, novel ini juga masih memiliki kekurangan. Hal ini tampak pada sinopsis di kaver belakang yang terasa kurang meyakinkan, padahal isi cerita di dalamnya sungguh luar biasa dengan diksi yang dimainkan dengan lihai. Bagi siapa pun─terutama pecinta roman─saya sangat merekomendasikan novel ini sebagai bahan bacaan Anda selanjutnya karena novel ini benar-benar sayang untuk dilewatkan.