Pages

Rabu, 29 April 2020

Aliran Rasa: Setelah Kompas Peradaban di Tangan, ...

Alhamdulillah, empat misi dalam kelas Matrikulasi IIP batch 8 yang dimulai dari misi tiket dan paspor sampai misi membumikan CoC telah selesai dijalankan. Dan akhirnya...  

Dok. Matrikulasi IIP Batch 8

Alhamdulillaah, bekal kini bertambah. Yang tadinya ada Bekal Pertama, Mutiara Ibu Profesional, sekarang bertambah satu lagi: Kompas Peradaban. 😍

Gak nyangka sih bisa di tahap ini, meski sebenarnya perjalanan masih jauuuh sangat panjang. Tapi yaa perubahan itu sedikit banyak bisa dirasakan; mendadak misalnya punya teman-teman baru sesama Matrikans yang berasal dari berbagai daerah, mendadak timeline di akun Facebook-ku dipenuhi postingan-postingan inspiratif para Widyaiswara maupun Matrikans, mendadak punya grup WA baru bernama HIMA IIP regional Bali, mendadak majelis-majelis ilmu bertaburan sampe rasanya bingung mau ikut yang mana karena bagus-bagus semua... Masya Allah. 

Ketika pertama kali masuk ke WAG HIMA IIP regional Bali rasanya deg-degan sekaligus excited banget. Ya gimana ya, seneng aja gitu kan bisa sama-sama berjuang bareng teman-teman regional. Apalagi tujuannya sama-sama untuk menemukan versi terbaik diri kita, meningkatkan kapasitas diri kita. Sampe akhirnya... grup Matrikulasi pun dibuka. Wih, lebih deg-degan lagi, tapi ya tetep excited, karena yesss... satu gerbang ilmu lagi telah terbuka. 

Dan saat itu adalah saat yang tepat, karena aku sendiri udah ga sabar melakukan sesuatu yang baru. Ditambah lagi, timing sangat mendukung karena aku lagi bingung gimana caranya agar waktu #dirumahaja bisa termanfaatkan dengan baik. Misi demi misi menunggu untuk dipecahkan. Penjelajahan samudera dimulai. Navigasi dan Beraksi, itu tagline-nya. Terkait maksudnya, belum begitu paham, tapi kalau dihubungkan dengan semua misi dalam bahtera yang sudah dilakukan, sejauh ini memang ada keterkaitan. 

Semua tahap pembelajaran dan tugas dalam IIP begitu matang dan terkonsep, ini jenius banget sih menurutku. Jadi kayak ga berasa lagi kuliah. Ya main-main aja gitu. 😂 Kayak lagi beneran berpetualang di tengah samudera, dipandu para Widyaiswara yang ceria, teman-teman yang seru sebagai support system, plus misi-misi yang menantang... Aaa, keren bats. Wkwk. 

Tiap Senin selalu deg-degan, kali ini bakal dikasi bekal apa lagi yak? Selasa, misi hari ini bakal ngapain lagi ya kitaa? Liat yang lain udah pada gerceeep naklukin misinya, duhh kepancing deh akooh. Jadi pengen ikutan gercep juga kaan. Haha. Etapii tiap misi bukan sembarang misi ya, gaes. Kita ga sembarang disuruh nyebur ke samudera buat cari kerang istimewa, dapet, trus udah. Ya, semuanya melibatkan usaha, pemikiran, dan pemaknaan tersendiri. Ini bener ga? Ini baik ga? Ini bermanfaat ga? Pokoknya harus dikroscek-kroscek lagi pake bekal-bekal yang udah dikasih. 

Dan yaa... Di setiap misi yang sudah kita kerjakan selalu ada peran para Widyaiswara tersayang. Yang dengan senang hati berbagi bekal, yang sigap membantu, yang meluangkan waktu memberi apresiasi di kolom komentar... Masya Allah. Terima kasih bimbingan dan apresiasinya Bunda-bunda WI sekalian. 😭🙏 Maaf kalo belum sepenuhnya bisa jadi Penjelajah Samudera yang baik. 🙏

Akhirnya, semoga kompas peradaban yang sekarang di tanganku ini bisa menjadi panduanku dalam #navigasidanberaksi selama penjelajahan samudera ini berlangsung. Semoga kita menjadi penjelajah yang tangguh ya, manteman. Yuk, semangat yuk! ✊

#navigasidanberaksi
#matrikulasibatch8
#institutibuprofesional
#belajardarirumah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen, yuuuk ;))