Pages

Selasa, 07 April 2020

Misi #2: Menemukan Kerang Istimewa~ ^o^

Bismillaahirrahmaanirrahiim... 

Assalaamu'alaykum, semua ^^ Perkenalkan, saya Evi, mahasiswa Institut Ibu Profesional regional Bali.


Setelah melewati proses pendaftaran, tahap Foundation, dan menyelesaikan misi pertama berupa paspor dan tiket, alhamdulillah sekarang saya sudah berada di atas bahtera Matrikulasi Ibu Profesional batch #8, dan sedang dalam misi menemukan kerang istimewa... 

Ha? Kerang istimewa? Benda apa itu? 😃

Nah, kaaan, Institut Ibu Profesional (IIP) memang penuh kejutan. Abis dibagi-bagiin peti harta karun dan melihat kerang istimewa para Widyaiswara, maka sekarang giliran saya menjalankan misi ini untuk menemukan kerang istimewa saya sendiri.


Alhamdulillah, kita semua sudah diberi bekal untuk menaklukkan misi ini, yaitu: 

"BENAR-BAIK-BERMANFAAT"

Merupakan triple fast test untuk melatih sceptical thingking ketika menerima informasi baru di era digital; apakah benar? Apakah baik? Apakah bermanfaat?

Tapi sebelumnya, saya akan sedikit bercerita tentang awal perkenalan saya dengan Ibu Profesional (IP). Saya lupa persisnya kapan mengenal komunitas ini; apakah lebih dulu mengetahui Ibu Septi baru kemudian mengetahui tentang IP atau sebaliknya, yang jelas saya merupakan penikmat kuliah-kuliah Whatsapp yang diselenggarakan oleh komunitas regional Ibu Profesional. Dari kuliah-kuliah tersebut saya mendapatkan banyak sekali ilmu baik mengenai parenting maupun perihal kerumahtanggaan.

Sekitar tahun 2018 lalu, saya kemudian mengetahui mengenai program Matrikulasi ini dari hasil stalking akun medsos IP. Penantian itu kemudian terbayar hingga saya mendaftar menjadi anggota di bulan November 2019 kemarin. Dan ya, seperti yang saya katakan tadi, sekarang saya sudah berada di atas bahtera Matrikulasi IIP batch 8 dan dalam misi menemukan kerang istimewa. 

Kerang istimewa itu, tentu saja berkaitan antara saya dan IIP. 

Saya tahu IIP adalah tempat yang benar. Saya stalking semua akun medsos IIP, mengikuti kuliah online dari komunitas regionalnya, melalui tahap Foundation, berkenalan dengan para ibu hebat pembelajar yang menjadi fasilitator, berinteraksi dengan sesama mahasiswa IIP regional Bali, dan sampai detik ini tidak ada yang membuat saya menyesal telah bergabung. Justru ini merupakan kesempatan luar biasa yang sangat saya syukuri. In syaa Allah belajar di IIP merupakan ikhtiar saya untuk menemukan versi terbaik diri saya; sebagai (calon) istri, (calon) ibu, juga sebagai perempuan yang bisa berperan dan berkontribusi dalam masyarakat. 

Saya yakin IIP juga tempat belajar dan berkembang yang baik untuk saya. Di IIP, segala sesuatunya diberikan secara bertahap, berjenjang, dan itu menurut saya menarik sekali. Seperti tahapan misi ini misalnya, saya seperti diarahkan berenang menuju dasar diri, menemukan landasan yang kokoh sebagai navigasi menjelajahi samudera Matrikulasi. Kelak landasan ini, navigasi inilah yang akan menguatkan dan menjadi petunjuk dalam perjalanan saya di atas bahtera.

Kemudian, saya juga tahu betul bahwa IIP adalah tempat yang bermanfaat. Sedikit banyak saya sudah merasakannya dari sebelum bergabung (sebagai penikmat KulWap), dan lebih-lebih lagi setelah bergabung sebagai mahasiswa. Di IIP saya mendapatkan keluarga baru, support system, para bunda hebat yang dengan senang hati senantiasa berbagi ilmu, maa syaa Allah... Jelas semua itu akan membantu dan sangat bermanfaat untuk saya dalam upaya menjadi versi terbaik diri saya. 

Sejauh ini saya baru hanya bergabung dengan Institut. Meski demikian, ada banyaaaak sekali ragam kegiatan dalam IIP, mulai dari kuliah Whatsapp, Telegram, kegiatan internal HIMA regional, seminar offline, sampai wisuda offline (wah ga sabar!). Untuk komunitas? Ah, semoga saya bisa bergabung juga ke depannya.

Nah, inilah misi kedua~ 😆 Alhamdulillaah, kerang istimewa sudah ditemukan! Yay. Yuk, semangat untuk misi-misi selanjutnyaaaa~ ✊

#navigasidanberaksi #matrikulasibatch8 #institutibuprofesional #belajardarirumah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen, yuuuk ;))